Anak dan Ayah

13 Januari 2009 pukul 7:09 am | Ditulis dalam Mutiara Hikmah | 4 Komentar

Seorang ayah dari keluarga yang makmur mengajak anak lelakinya pada suatu daerah untuk memperlihatkan padanya bagaimana kehidupan masyarakat miskin. Mereka menghabiskan beberapa waktu dan malam dipeternakan untuk merasakan kehidupan keluarga miskin. Dalam perjalanan pulang, sang ayah bertanya pada anak lelakinya

“Bagaimana perjalanannya?”

“Ini menyenangkan, Ayah”.

“Apakah kamu bisa melihat kehidupan orang miskin?” Tanya sang Ayah.

“Oh Ya“. jawab anak lelaki.

“Jadi, katakan padaku, apa yang kamu pelajari dari perjalanan ini”? Tanya sang Ayah.

Jawab sang anak:

“Aku melihat bahwa kita punya 1 ekor binatang kesayangan dan mereka punya 4 binatang kesayangan. Kita punya kolam renang yang menjangkau taman kita dan mereka punya teluk yang tak berujung….

Kita punya lampu taman buatan luar negeri dan mereka punya bintang dilangit malam.

Teras belakang kita menjangkau pekarangan dan mereka punya seluruh alam semesta. Kita punya sejengkal tanah untuk hidup dan mereka punya ladang luas untuk hidup selamanya. Kita punyak banyak pembantu yang melayani kita, tapi mereka saling melayani. Kita selalu membeli makan, tapi mereka meyediakan sendiri. Kita punya dinding-dinding untuk melindungi harta benda kita;  Mereka punya teman untuk melindungi mereka”

Sang Ayah hanya terdiam terpaku

Lalu sang anak menambahkan,

“Terimakasih Ayah untuk menunjukkan seberapa miskinnya kita”

Bukankah ini hal yang indah untuk direnungkan?

Membuat kita menyadari apa yang akan terjadi jika kita bersyukur atas apa yang kita miliki, dibanding hanya mengkhawatirkan apa yang tidak kita miliki.

Bersyukurlah atas segala sesuatu yang kita miliki!

Iklan

4 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. subhanallah… kadang memang kita hanya memandang sebuah persoalan dari satu sudut pandang, akan lebih baik memangdang sebuah persoalan dari berbagai sudut pandang. bukankah begitu akhi?

  2. dan tentunya mampu memandang dari berbagai sudut pandang butuh pembelajaran yang tak singkat
    🙂
    sukron atas kunjungannya

  3. assalamualaikum
    syukran atas berbagai pandangan hidup yang jauh dan hampir tak terpikirkan. syukran dah memberi inspirasi untuk selalu bersyukur…:-)

  4. wa’alayumussalam warahmatullahi wabarakaatuh….
    silahkan jika ingin berbagi pengalaman berupa tulisan, bisa dialamatkan ke bolammedia@gmail.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: